Cara Usir Noda Pada Cat Mobil

Cara Usir Noda Pada Cat Mobil





Tidak selamanya yang baru akan terlihat sempurna. Kalau tidak dirawat, mobil baru pun akan terlihat tidak sempurna. Terutama kilau cat yang menjadi faktor dominan untuk menunjukkan tampilan mobil. Jika terlihat kotor tentu akan menurunkan poin tampilan mobil.

Perawatan memang perlu dilakukan, tetapi rintangan akan selalu menghampiri. Salah satunya ialah noda-noda ringan yang menghinggapi cat. Meski mobil bersih, tapi noda ini bisa membuat tampilan kurang maksimal.

Jadi noda ini tidak bisa dianggap remeh. Karena jika tidak segera dibersihkan, bukan tidak mungkin Anda perlu mengeluar­kan uang lebih banyak untuk melakukan pengecatan ulang.

Biasanya noda-noda ringan tersebut timbul akibat cipratan dari kotoran jalan, kotoran burung, tetesan air hujan yang menimbulkan water spot, dan getah pohon.

“Noda-noda itu hadir sebenar­nya akibat perlakuan pemilik terhadap mobilnya. Mulai dari penyimpanan mobil di alam terbuka, hingga perawatan cat yang salah pada mobil tersebut," ujar Felix KoesBudhiarto, Key Account Manager Automotive Aftermarket Division PT 3M Indonesia.

Lalu bagaimana jika sudah terlanjur terpapar noda itu? Ada beberapa langkah yang bisa ditempuh untuk menghilangkan noda-noda ringan. Tak hanya itu, juga disertakan cara antisipasi agar noda ringan itu tak lagi menghinggapi cat mobil Anda.


Cara Menghilangkan Noda Ringan

Perlakuan pertama untuk menghilangkan noda ringan pada cat adalah dengan mencuci mobil Anda menggunakan sampo mobil. Hal ini untuk membersihkan kotoran-kotoran atau debu pada mobil Anda sehingga terdeteksi dengan jelas letak noda-noda yang ada pada mobil Anda.

“Karena banyaknya jenis noda ringan pada cat, pastikan terlebih dahulu jenis noda yang hinggap pada cat mobil Anda. Karena hal ini akan berhubungan dengan penggunaan formula yang akan digunakan," kata Felix.
       

Untuk noda akibat kotoran burung dan serangga, Anda bisa menggunakan Bug Remover. Sedangkan untuk menghilangkan noda akibat cipratan kotoran yang sering hinggap pada bagian cat dekat dengan ban, Anda bisa menggunakan Tar Remover.

Cara pengaplikasiannya pun cukup mudah. Semprotkan formula tersebut ke bidang yang terkena noda. Setelah itu diamkan beberapa saat, biasanya 30 detik. Lalu bersihkan formula tersebut dengan lap microfibre atau kain katun halus. Lakukan kembali rangkaian tadi untuk noda yang membandel.




Pencegahan Noda Ringan kembali Datang

Setelah noda dihilangkan, kini saatnya Anda melapisinya dengan pelindung agar noda-noda serupa tak hinggap kembali. Pada langkah ini cairan atau obat poles yang digunakan tentu berbeda dengan langkah pembersihan. Obat poles semacam ini umumnya bernama Polish Wax atau Soft Wax pada kemasannya.

Saat mengaplikasi pelindung ini jangan langsung di bidang yang terlalu besar. Lakukan bagian per bagian sesuai aturan penggunaan yang ada di kemas­annya. Selanjutnya diseka dengan kain katun sampai tak ada lagi bekas kabut di permukaan cat.

Karena sifatnya sebagai pelindung non-permanen, lapisan wax  akan hilang setelah beberapa waktu. Dalam kondisi normal dan jarang hujan, pembubuhan wax biasanya dilakukan sebulan sekali.
   

Di samping itu Anda juga bisa menggunakan penutup mobil yang berbahan water proof. Hal ini agar cat mobil tidak bersentuhan langsung dengan air atau pun kotoran lain yang bisa menimbulkan noda ringan.

“Tetapi Anda pun harus memperhatikan penggunaannya. Sarung mobil jangan digunakan lebih dari 2 hari, karena ada­nya perbedaan suhu akan membuat cat menjadi lembab. Bisa-bisa noda ringan akan timbul akibat embun yang menempel pada cat mobil," ujar Felix.

Ada baiknya setelah 2 hari Anda bisa mencuci mobil Anda. Setelah itu Anda pun bisa menutupnya kembali dengan sarung mobil.