Tips Perawatan Plafon Mobil Berbahan Fabric

Tips Perawatan Plafon Mobil Berbahan Fabric




Agar tampilan mewah dan berkelas, beberapa pabrikan mobil menggunakan bahan fabric berserat di kabin, termasuk pada plafon. Disertai lapisan empuk di bawahnya, rupa plafon terlihat lebih eksklusif. Apalagi biasanya diaplikasikan dengan kelir terang yang memberikan highlight dari serat tipis tersebut. Karena berserat, beberapa orang menyebutnya sebagai plafon kapas.

Masalahnya, bahan fabric berserat ‘rawan sentuh’. Tapi bukan berarti tidak boleh disentuh. Tapi jika tekanan saat menyentuhnya terlalu kuat, maka akan merontokkan serat halusnya.

“Bisa saja plafon dipegang dengan tekanan terlalu kuat, bahkan paling sering tergores kuku. Atau secara tidak sengaja tersentuh benda tumpul, seperti payung,” urai Daniel Saputra dari Show Car Garage. Rontoknya serat halus membuat plafon terlihat ‘botak’.

Kerap kali proses yang terjadi tidak terdeteksi oleh mata. Biasanya baru terlihat saat Anda secara khusus mengamati permukaan plafon. Atau kerusakan yang timbul semakin luas. Dari situ baru terlihat bekasnya.

Namun tetap saja, sentuhan ringan juga akan menimbulkan masalah. “Biasanya serat halus tersebut akan ‘bangun’ saat tersentuh,” lanjut Daniel. Di sini kualitas material plafon sangat berperan. “Umumnya kalau semakin murah, serat halus material itu semakin mudah terangkat,” urainya lagi..
   
Perlu kehati-hatian saat membersihkan noda di plafon berserat     Plafon berserat yang tergores benda tumpul

Untuk masalah ini, tidak ada yang bisa dilakukan kecuali mengganti pelapis plafon dengan yang baru. Masalahnya, plafon tersebut terdiri dari satu panel utuh yang sudah dicetak sesuai jenis mobilnya. Harga satu setnya relatif mahal dan butuh ahli untuk memasangnya karena materialnya sangat sensitif dan getas.

Cara menggunakan pisau cukur elektrik tidak direkomendasikan mengingat luasnya penampang plafon dan tingkat kerusakan yang tak rata. Salah aplikasi malah akan membuat kerusakan tambah parah.

Masalah lain terkait noda dan kotoran. Meski di atas, bukan berarti plafon berserat minim risiko kotor. “Jika noda yang timbul tidak terlalu berat, masih bisa dihilangkan. Itu pun dengan risiko membangunkan serat halusnya,” lengkap Daniel kembali.
       
Serat di plafon yang bangun sering terlihat di sisi pengemudi     Lapisan pada panel plafon berserat yang terpasang di mobil     Satu panel utuh plafon berserat

Tapi bukan berarti Anda sebagai pemilik mobil jadi khawatir berlebihan dan melarang siapapun menyentuhnya. Toh, seiring waktu, serat tersebut akan bangun. Sebagian juga rontok. Proses alami ini akan berlangsung lama.

Masalah timbul saat kita secara sengaja atau tidak merusaknya. So, langkah bijak untuk merawatnya adalah dengan tidak mengotorinya. Seperti merokok atau menyentuhnya secara sembrono.


Membersihkan Noda Plafon Berserat

Sebenarnya metode membersihkan noda di plafon berserat sama saja dengan bahan fabric lain. Cukup sediakan cairan pembersih fabric dan kain mikrofiber, upaya pembersihan sudah dapat dilakukan.

Semprotkan cairan pembersih ke kain mikrofiber agar tidak terbuang percuma dan mengotori permukaan plafon. Serta menghindari plafon terlalu basah.
   
Semprot kain mikrofiber dengan cairan pembersih     Seka noda hingga hilang. Setelah kering, samakan serat dengan sekelilingnya

Yang harus diperhatikan di sini adalah ketika membersihkan, maka serat halus pada plafon akan bangun. Makanya, lakukan gerakan searah ketika membersihkan untuk mengurangi risiko rontok. Usahakan juga untuk tidak menekannya terlalu kuat.

Perhatikan arah serat setelah permukaan plafon kering. Supaya rapi kembali dan terlihat menyatu dengan sekelilingnya, serat bisa diatur arahnya dengan menggunakan kain mikrofiber. Hindari penggunaan sikat halus karena sela antar bulu sikat bisa menarik serat hingga rontok.