Cara Hilangkan Water Spot Atau Bercak Air hujan di Mobil

Cara Hilangkan Water Spot Atau Bercak Air hujan di Mobil



Untuk Anda yang sehari-hari menggunakan mobil, menjadi tugas pen­ting harus menjaga mobil tetap bersih. Terlebih ketika musim hujan, karena mobil menjadi lebih cepat kotor dari biasanya. Bahkan sering kali baru mencuci mobil pada pagi hari, sorenya sudah kotor lagi usai terkena hujan pada siang hari.

Namun Anda tidak perlu bolak-balik ke tempat cuci mobil dan mengeluarkan uang lebih banyak di musim hujan. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan sendiri tanpa harus membayar jasa orang lain. Salah satunya ialah membuat efek daun talas pada bodi mobil.

Peralatan dan bahan yang digunakan pun sudah banyak dijual di pusat perbelanjaan. Seperti cairan quick wax, kain chamois, dan kain microfiber. Waktu yang dibutuhkan juga tidak lama, luangkan sekitar 1 jam sudah bisa menjaga bodi mobil tetap bersih.

Dengan kehadiran la­pisan wax, membuat air enggan menempel di bodi mobil Anda. Namun lapisan ini akan lebih cepat hilang saat musim hujan karena sifatnya yang tidak permanen. dan memang sudah seharusnya lapisan wax hilang dalam beberapa kali pencucian mobil.

Langkah pertama yang harus dilakukan ialah mencuci mobil dengan bersih. Khusus bodi Anda harus teliti dan pastikan setiap sisi sudah kering. Menggunakan kain chamois menjadi hal penting agar sisa-sisa air cucian tidak membekas. Ini menjadi salah satu penyebab water spot karena lalai dalam mengeringkan bodi.
       
Pengeringan bodi mobil jadi poin penting     Sebaiknya permukaan cat dibersihkan dulu pakai clay     Lapisan coating pada bodi menjadi salah satu solusi cara mencegah water spot

Usai bodi bersih dan kering, oleskan wax atau coat yang bisa didapatkan pada pusat perbelanjaan atau toko khusus menjual aksesoris mobil. Kami merekomendasikan menggunakan wax atau coating oles karena umumnya mempunyai efek jangka panjang.

Ratakan wax atau coating dengan spon pada satu area kemudian ratakan dengan kain microfiber. Kembali ketelitian diperlukan saat memoles bodi mobil dengan cairan khusus ini. Bila ada yang tertinggal, bukan tidak mungkin bisa menimbulkan bercak.

Selesai memoles seluruh bodi mobil dengan wax atau coat, bodi mobil akan lebih terlindungi dan bisa mencegah timbulnya water spot. Tetapi bukan berarti selesai sampai disini. Air hujan mungkin akan jatuh dan tidak menempel di bodi, tetapi cipratan dari ban atau mobil di depan Anda bisa membuat mobil tetap kotor.

Solusinya ketika sampai di rumah, langsung bilas dengan air bersih dan lap mobil Anda dengan kain chamois. Jangan ditunda untuk membilas mobil Anda, karena bila sudah lebih dari 12 jam bisa menimbulkan efek water spot. Dengan lapisan wax yang sudah diaplikasikan pada mobil, kotoran air tanah yang menempel lebih mudah dibersihkan.

Selain itu lakukan waxing selama satu bulan sekali sampai tiga atau empat bulan. Ini untuk memperkuat lapisan wax pada mobil sehingga bekas air hujan semakin sulit menempel dan jatuh dengan sendirinya la­yaknya air di daun talas. Jadi tidak ada lagi alasan mobil selalu kotor dikala musim hujan.


Water Repellent untuk kaca

Bila wax dapat membuat efek daun talas di bodi mobil, water repellent Anda perlukan untuk memberi efek serupa di permukaan kaca. Perannya menjadi kian penting saat mobil Anda berjenis hatchback yang tidak dilengkapi dengan wiper. Visibilitas akan terganggu saat hujan turun bila air menempel di kaca.

Pun begitu dengan jendela depan dan spion. Keduanya perlu mendapat perlindungan ekstra sehingga tak merepotkan saat hujan turun. Sedangkan kaca depan, tentu akan terbantu oleh usapan wiper dan washer.