Jangan Lupakan Mesin Mobil untuk di bersihkan

Jangan Lupakan Mesin Mobil untuk di bersihkan


#rentalmobilnabil Meski berada di ruang dengan penutup, permukaan mesin mobil Anda juga berpotensi kotor. Permukaan mesin ini pun kerap terlupakan untuk dibersih­kan. Padahal area ini vital dibandingkan bagian lain. Coba Anda bayangkan, jika kotoran yang berupa pasir, lumpur atau tetesan oli yang menempel pada mesin dibiarkan terlalu lama, tentu akan menjadi kerak yang membandel.

Ketika kotoran sudah mengeras atau menumpuk hingga berlapis-lapis di permukaan mesin, efeknya bisa fatal. Misalkan, kotoran yang telah lama menempel pada bagian kabel, dan dapat membuat getas elemen kabel.

Memang, bagian mesin ini tidak langsung tampak dan bukan menjadi bagian utama menunjang penampilan mobil. Tetapi untuk menghindari ganguan pada komponen mesin, perlu dilakukan pembersihan mesin.

Membersihkan permu­kaan mesin tidak disarankan dilakukan sendiri. Karena dikhawatirkan mobil malah tidak bisa distart setelah dibersih­kan. Hal itu bisa karena salah perlakuan saat pro­ses membersihkan.

Jadi sebaiknya lakukan di salon mobil profesional yang menyediakan fasilitas engine detailing.

Se­bagai contoh, proses engine detailing di salon mobil C3, dikenai biaya Rp 300-500 ribu dengan lama pengerjaan 2 jam.

Namun Anda seba­gai pemilik mobil, perlu me­ngetahui proses apa saja yang dilakukan dalam melakukan engine detailing.
PROSES PEMBERSIHAN
     
Pertama yang diperhatikan adalah alat yang digunakan untuk proses pembersihan. Yang perlu disediakan kuas berbagai ukuran dari yang kecil sampai sedang, sikat nylon, chamois  untuk mengeringkan,  water spray,spons, dan obat pembersih kotoran seperti engine degreaser.

Saat melakukan engine detailing pastikan mesin dalam kondisi dingin. Proses awal diawali dengan mencuci mesin menggunakan air bersih yang dimasukan ke dalam  tabung water spray. Semprotkan perlahan, lalu basuh menggunakan kain bersih atau spons. Lakukan sampai merata sampai sela-sela mesin yang susah terjangkau.

Setelah itu, keringkan menggunakan chamois atau semprotan angin (air pressure). “Bila sudah kering gunakan engine degreaser ke seluruh bagian permukaan mesin. Fungsinya untuk merontokkan kotoran membandel di permukaan mesin,” jelas Aretho W. S, Operation Development C3.

Semprotkan cairan pembersih itu ke bagian ke sela-sela permukaan mesin secara merata menggunakan kuas, lalu sikat bagian yang disemprot obat tersebut menggunakan sikat nylon.

Untuk bagian kolong digunakan dongkrak dan melakukan hal seperti bagian atas mesin. Menghadapi kotoran yang telah menjadi ke-rak, bisa menggunakan amplas halus setelah disemprotkan  engine degreaser. Setelah itu bilas dengan  water spray  yang berisi air, dan keringkan sampai tidak ada kotoran yang tertinggal.

Langkah terakhir adalah penggunaan  engine dressing untuk mengilapkan permukaan mesin. Caranya dengan menyemprotkan ke seluruh bagian mesin menggunakan spons atau kuas. Jika terdapat lapisan krom, hindari membersihkan mesin menggunakan deterjen. Karena dapat membuat kusam lapisan krom.

YANG PERLU DIPERHATIKAN

Sebelum masuk ke proses pembersihan mesin, ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan dalam membersihkan permukaan mesin mobil. Termasuk menghindari menggunakan air bertekanan  yang disemprotkan langsung ke
mesin. Karena hal itu bisa menyebabkan terjadi korslet sistem kelistrikan.

Lalu,pencucian menggunakan air juga tidak boleh mengenai bagian ECU, sensor ABS, dinamo starter, sistem kelistrikan dan lain-lain. Selain itu, pastikan bagian yang tertutup pada komponen di permukaan mesin tetap tertutup rapat. Serta hindari menggunakan minyak tanah atau bensin untuk membersihkan mesin. Hal itu dapat membuat seal karet