Next-gen Nissan GT-R (R36) bakal jadi Hypercar Hybrid Bertenaga 830 HP

Next-gen Nissan GT-R (R36) bakal jadi Hypercar Hybrid Bertenaga 830 HP





#rentalmobilnabil #rentalmobil #mobil Sudah bukan rahasia lagi jika all-new Nissan GT-R kelak akan mengadopsi powertrain hybrid berperforma tinggi, sama halnya seperti Porsche 918 Spyder dan McLaren P1. Yang lebih mengejutkan, next-gen GT-R R36 rumornya akan bertranformasi dari supercar menjadi hypercar hybrid bertenaga 830 HP. Ini masih rumor, jangan percaya 100%!! 70% saja, yang 30% kasihkan ke saya

Melalui 7tune, majalah Jepang mengungkapkan bahwa mesin twin-turbo 3.8-liter VR38DETT V6 yang dipakai Nissan GT-R akan dikembangkan ulang, ini untuk mendongkrak output mesin agar mampu melontarkan hingga 580 HP. Lantas mesin VR38DETT ini akan join dengan sistem hybrid regeneratif dengan memanfaatkan teknologi layaknya KERS (Kinetic energy recovery system).

Sistem hybrid regeneratif tersebut telah dikembangkan secara bersama-sama oleh Nismo dan tim F1 Williams. Secara independen, motor listrik akan memberikan tambahan output tenaga hingga 250 HP, berkat sistem hybrid baru yang ditanam pada Nissan GT-R R36. Totalnya, output puncak akan terdongkrak jadi 830 HP jika mesin V6 VR38DETT dan motor listrik tersebut bekerja secara bersamaaan. GT-R Nismo saja hanya menawarkan 600 HP untuk total output mesinnya.

Hasilnya, hypercar hybrid ini kelak diklaim bisa berakselerasi dari 0-62 mph (100 km/h) hanya dalam waktu 2,7 detik dan top speednya bisa mencapai 211 mph (340 km/h). Lantas akselerasi dari 0-400 meter akan diselesaikan dalam waktu sekitar 10 detik.

Rumornya all-new Nissan GT-R akan dilepas ke pasar menjelang akhir tahun depan sebagai model 2016 dan harganya diperkirakan akan berada dikisaran $120,000-$150,000 atau sekitar Rp 1,36 milyar sampai Rp 1,71 milyar. Harga yang dipatok GT-R relatif lebih murah dibandingkan dengan harga supercar buatan pabrikan mobil Jerman maupun Italia.
2014 Nissan GT-R Nismo GT500 SuperGT Racecar2014 Nissan GT-R Nismo GT500 SuperGT Racecar

Andaikan Nissan GT-R kelak jadi hypercar hybrid bertenaga hingga 830 HP, berarti itu gak akan sesuai dengan regulasi Super GT Series maupun balap DTM. Tapi gak juga, lantaran musim ini pabrikan mobil yang bermarkas di Yokohama itu sudah mengembangkan mobil baru agar sesuai dengan regulasi terkini dari balap Super GT dan DTM, tapi basisnya tetap GT-R.

Mulai musim ini regulasi teknis baru untuk balap Super GT dan DTM mengharuskan semua pabrikan untuk mengganti mesin 3.4-liter V6 dengan mesin baru yang berkapasitas lebih kecil, yakni turbocharged 2.0-liter empat-silinder segaris. Mulai musim Super GT tahun ini, Honda HSV-010 GT akan digantikan oleh Honda NSX-GT, sedangkan Lexus SC430 bakal digantikan oleh Lexus RC-F. Nissan tetap pakai GT-R, tetapi mengembangkan mobil baru dengan basis GT-R.