Tanjung Papuma di Jember yang Lagi Naik Pamor

Tanjung Papuma di Jember yang Lagi Naik Pamor


Nama Tanjung Papuma sedang naik pamor. Keindahan bebatuan karangnya di pingiran pantai, mampu menghipnosis traveler untuk diabadikan dalam kamera. Mari, kita lihat dari dekat.

Tanjung Papuma, pantai yang terletak di kecamatan Ambulu, Jember ini dinamakan dari lokasi pantainya yang merupakan daratan yang menjorok ke laut (tanjung). Papuma-nya itu sendiri adalah singkatan dari Pasir Putih Malikan.

Akses ke pantai ini sudah lumayan bagus, dengan jalanan beraspal, yang agak membingungkan mungkin billboard besar Tanjung Papuma yang letaknya agak menjorok ke dalam dari jalanan utama. Sehingga, pengunjung harus lebih awas untuk mencari tanda berbelok menuju Tanjung Papuma.

Menuju ke lokasi pantai, pengunjung akan melewati barisan hutan jati dan persawahan. Setelah melewati hutan jati ini, kita harus membayar karcis masuk sebesar 5000 rupiah. Setelah loket ini jalanan mulai menanjak karena harus melewati bukit dulu , ebelum tiba di bibir pantainya. Maka dari itu , apuma ini sering disebut sebagai surga dibalik bukit.

Dengan jalan beraspal yang cukup bagus, kita menyisiri bibir pantai untuk menuju bukit kecil yang letaknya persis dipinggir pantai. Kita bisa naik ke gazebo kecil yang ada di puncaknya.

Dari sini, kita dapat melihat gugusan karang yang mencuat di tengah laut. Menurut info, karang-karang ini semua punya nama, dan namanya di berikan sesuai dengan nama-nama tokoh pewayangan.

Tanjung Papuma, lokasi wisata yang layak untuk dikunjungi, dengan view yang sekilas mirip Raja Ampat sepertinya pas untuk dijadikan lokasi berfoto. Bibir pantai Tanjung Papuma cukup bersih, banyak spot untuk motret, termasuk klenteng dan barisan perahu nelayan. Menurut peta lokasi wisata, di sini juga ada Goa Jepang dan Pulau Nusa Barong tempat konservasi alam.

Sekedar melepas lelah menunggu matahari terbenam, ditemani es kelapa dan teriakan-teriakan kawanan monyet yang berkeliaran dengan bebas, Tanjung Papuma adalah pilihan yang tepat.