Dari Unta Sampai Harimau, Semua ada di Taman Safari Bogor

Dari Unta Sampai Harimau, Semua ada di Taman Safari Bogor


Walaupun di Indonesia tidak ada unta atau singa, namun Anda bisa melihatnya di Taman Safari Bogor. Tidak hanya punya variasi fauna yang beragam, Anda pun bisa mencoba bersafari di Taman Safari Bogor. Rasanya seperti berada di alam liar.

Minggu lalu kami sekeluarga liburan sebentar dari hiruk pikuk kota Jakarta ke derah Puncak di Bogor. Sebenarnya, kami sudah lama merencanakan untuk pergi ke Puncak. Oke, lebih tepatnya saya yang minta-minta terus, tapi selalu ditolak suami dengan alasan macet!

Lalu sekitar akhir Agustus kemarin udah mantap banget nih pengen ke sana, tentunya sambil ajak main Kal si buah hati ke Taman Safari yang melegenda itu. Tapi masih bingung antara bakal PP atau menginap semalam di hotel daerah sana.

Setelah bertekad bulat untuk menginap dan hampir booking kamar hotel di situs booking online, saya melihat-lihat situs yang menjual voucher segala rupa sebagai bentuk pengiritan. Wah, ternyata ada satu yang menarik perhatian karena harganya, yaitu The Pinewood Lodge & Organic Farm.

Cihuy nih kalau dilihat dari foto-fotonya. Banyak arena bermain untuk anak, areanya luas, bangunannya juga ala ala bangunan Spanyol gitu, dan dekat dengan Taman Safari. Setelah uami telepon ke Pinewood untuk reservasi, langsung deh dibeli vouchernya.

Karena kami cuma mau stay satu malam saja, jadi kami pilih kamar yang termurah, yaitu Standard Room. Cuma pengen numpang tidur saja soalnya. Akhirnya hari Minggu, pukul 8 pagi kami berangkat menuju Puncak.

Sesampainya kami di rest area Jagorawi, ternyata macet parah gak bergerak. Kagetnya, di sana banyak orang ber-helm yang menawari untuk keluar tol lewat jalan kecil di rest area tersebut, dipandu pake motor supaya bisa langsung ke Taman Safari, ga pake macet.

Katanya jalanan sedang ditutup untuk 1 arah, nanti harus nunggu sampai jam 2 siang. Bayar saja seratus ribu. Loh loh, sepengetahuan saya yang didapat dari mbah Google justru jam 9 pagi itu waktunya 1 arah naik ke Puncak. Kok malah gini?

Akhirnya kita nekad ngikutin mobil-mobil lain yang lewat jalan kecil tersebut, tanpa mau bayar 100 ribu rupiah ke oknum parkir itu. Tapi sebelum lewat jalan itu, banyaaak yang menghadang minta uang. Yaudah, berhubung kami juragan duarebuan, alhasil dikasih duarebuan aja tiap ketemu orang.

Tidak sampai 20 ribu rupiah dan berbekal ngikutin mobil di depan kita, akhirnya kami sempat melaju di jalan kecil tersebut sambil sesekali melihat ke hamparan mobil yang parkir di tol yang posisinya berada di bawah jalanan yang kami lewati.

Beryukur juga gak harus antre panjang. Tapi kebahagiaan tak berlangsung lama, ya namanya juga lagi ditutup, otomatis mau lewat mana juga pasti berhenti. Sekitar 10 menit kami stuck di jalan kecil tersebut, tapi gak lama kami kembali bergerak dan ternyata nembusnya udah keluar di Ciawi.

Horeee alhamdulillah. Ternyata memang benar ditutup untuk 1 arah, tapi arah ke atas. Jadi tadi itu cuma persiapan sistem buka tutup tersebut. Setelah melewati Ciawi, jalanan pun lancar jaya.

Kami mulai mencari dimanakah Taman Safari berada. Maklum, saya ke Taman Safari terakhir kelas 2 SD, sedangkan bapak saya yang orang Jawa belum pernah sama sekali ke sana.

Eh, ternyata gak sulit menemukannya! Ada patung aneka satwa segede gaban yang menyambut kita ketika memasuki jalanan yang menuju Taman Safari! Kami bertiga pun excited! Saya minta bapak untuk berhenti sebentar beli wortel buat dikasih ke saudara-saudara di Taman Safari sana.

Sesampainya di gerbang Taman Safari, kami harus membayar total Rp 425.000 dengan rincian satu tiket terusan dewasa Rp 140.000 per orang dewasa, dan tiket anak-anak seharga Rp 130.000. Sedangkan untuk kendaraan roda 4 dikenakan biaya parkir Rp 15.000 per mobil.

Welcome to Taman Safari! Kal awalnya excited banget lihat-lihat hewan, tapi lama-lama dia ngantuk karena bosen di mobil terus. Tapi lumayan, ibu sama bapaknya malah norak dan histeris kalau lihat hewan-hewan yang ngedatengin mobil untuk minta makanan.

Syukurlah dalam hal ini hanya aneka binatang bertanduk seperti banteng dan rusa yang terjun ke jalan untuk minta wortel. Setelah zona hewan jinak, kami pun memasuki area zona hewan buas.

Suami saya sudah seru sendiri saja, dibayangan nanti tuh bakal kayak di Afrika sana. Padahal singanya sendiri juga lagi pada tidur siang! Pokoknya seru sekali deh jalan-jalan ke Taman Safari Bogor.