Melihat Burung Cendrawasih di Desa Sawinggrai Papua

Melihat Burung Cendrawasih di Desa Sawinggrai Papua

Melihat Burung Cendrawasih di Desa Sawinggrai Papua



Setelah anda berkunjung ke Raja Ampat, jangan lupa untuk melihat keelokan burung cendrawasih di Desa Sawinggrai Papua. Desa ini berada di distrik Meos Mansar, Raja Ampat, Papua Barat. Desa Sawinggrai adalah tempat dimana anda bisa melihat burung cenderawasih secara langsung di alam liar.


Di desa ini terdapat empat jenis burung cenderawasih yang bisa anda lihat, yakni cenderawasih merah (Paradisaea rubra), cenderawasih belah rotan (Cicinnurus magfinicus), cenderawasih kecil (Paradisaea minor), dan cenderawasih besar (Paradisaea apoda). Dari keempat jenis ini yang menjadi maskot Desa Sawinggrai adalah cendrawasih merah.

Burung cenderawasih merupakan anggota famili Paradisaeidae dan hanya bisa ditemukan di Indonesia timur, pulau-pulau selat Torres, Papua Nugini, dan Australia timur. Daya tarik burung cenderawasih adalah warna bulunya yang sangat indah, warna indah bulu tersebut digunakan oleh pejantan untuk menarik perhatian betina. Selain itu, untuk menarik perhatian betina pada musim kawin mereka juga melakukan gerakan-gerakan seperti tarian.

Cara menuju Desa Sawinggrai

Untuk melihat burung cendrawasih di desa sawinggrai, dari Jakarta anda terlebih dulu menuju ke Kota Sorong, kemudian perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan transportasi laut menuju Waisai, ibu kota Raja Ampat. Dari Waisai kemudian dilanjutkan menuju Desa Sawinggrai.

Perjalanan belum selesai sampai disitu, untuk bisa melihat burung cendrawasih. Anda harus mendaki bukit Manjai yang akan memakan waktu kurang lebih 30 menit. Setelah sampai anda akan disuguhkan keindahan cenderawasih yang menari-nari di pohon, sebuah atraksi yang dilakukan cenderawasih jantan untuk menarik perhatian betina.

Atraksi menari burung cenderawasih dapat anda lihat pada pagi dan sore hari yaitu pukul 07.00 - 09.00 WIT dan pukul 16.00 - 17.30 WIT. Jika anda ingin melihat atraksi burung cenderawasih menari, datanglah pada saat musim kawin. Jika anda datang pada musim bertelur, maka anda tidak bisa menyaksikan atraksi tersebut.

Selain melihat burung cenderawasih di desa Sawinggrai, anda juga bisa memberi makan ikan di sekitar dermaga. Ikan-ikan tersebut tidak segan-segan akan segera menyantap makanan yang anda lempar, maupun menghampiri anda ketika memberi makan dengan mencelupkan tangan anda ke air.