Selandia Baru? Bukan, Ini Gunung Batu di Jonggol

Selandia Baru? Bukan, Ini Gunung Batu di Jonggol



Di Kecamatan Sukamakmur, Jonggol, Kabupaten Bogor, terdapat sebuah tempat wisata yang mirip dengan lanskap Selandia Baru. Traveler bisa trekking mendaki gunung batu dan menyaksikan pemandangan memukau!

Mulanya, tak ada niatan sama sekali untuk mendaki gunung batu di Jonggol ini. Sangat sedikit traveler yang mengetahui soal tempat ini. Berhubung lewat, saya pun memberanikan diri bertanya kepada salah satu penjaga tiket masuk di tempat wisata ini.

Kita hanya perlu membayar Rp 10.000, dan trekking sekitar 1 jam untuk tiba di gunung batu tersebut. Berbekal informasi yang minim dan estimasi waktu yang relatif singkat, kami pun mendaki gunung yang ketinggiannya tak sampai 1.000 mdpl tersebut.

Rupanya tempat wisata ini baru-baru dibuka, tepatnya akhir 2014 lalu. Jalur pendakiannya cukup curam, didominasi tanah dan bebatuan. Sepertiga perjalanan, saya mulai melihat hamparan perbukitan hijau yang indah. Saya melanjutkan perjalanan hingga akhirnya tiba di sebuah warung kecil untuk beristirahat.

Setelah melepas dahaga dan beristirahat, perjalanan kami lanjutkan menuju puncak. Dari warung tersebut perjalanan menuju puncak kurang lebih 1,5 jam. Semakin menuju puncak jalur pendakian semakin ekstrem dengan kemiringan hampir tegak lurus layaknya panjat tebing.

Parahnya lagi, jalur pendakian tersebut sangat sempit dan hanya bisa dipanjat oleh satu orang. Kami pun harus mengantre, bergantian antara yang ingin menuju puncak atau turun dari puncak.

Kondisi kanan kiri jurang yang tak ada pengaman sama sekali membuat kami harus berhati hati melangkah. Akhirnya setelah perjuangan panjang dan melelahkan sampailah juga kami di puncak. Pemandangan luar biasa indah, berupa perbukitan menghijau yang diselimuti kabut dan aliran sungai yang terlihat meliuk dari jauh. Rumah-rumah rumah pedesaan yang terlihat kecil bagai miniatur. Bahkan sesekali awan-awan kecil melintas di depan mata.

Pemandangan seperti ini seperti bukan berada di Indonesia, mungkin  selaras dengan pemandangan yang ada di Selandia Baru. Padahal saya masih berada di Jonggol, Bogor. Ada pula beberapa pendaki ada yang camping untuk melihat sunrise cantik di gunung ini. Namun, tak ada fasilitas toilet umum di gunung ini. Anda juga harus ekstra berhati-hati mendaki atau menuruni puncak dalam kondisi hujan.

Saat hujan, jalur pendakian yang curam menjadi sangat licin. Tak sedikit pendaki yang terpeleset dan berkotor-kotoran bersama lumpur, seperti yang saya alami ketika turun. Basah kuyup, diiringi suara petir yang menyambar-nyambar di depan mata. Namun semua itu merupakan pengalaman yang luar biasa bagi saya.